01 Maret, 2008

Memberantas Flu Burung Perlu Kerjasama Semua Pihak

Memberantas Flu Burung sebenarnya mudah, bisa kita lakukan tanpa haarus menunggu dari Dinas atau bantuanlainnya.

Caranya : Pertama menjaga lingkungan agar tetap bersih sebagaimana setiap agama mengajarkan kepada kita tentang prilaku hidup sehat dan bersih. Dengan prilaku hidup sehat dan bersih insya Allah akan terhindar dari segala penyakit/virus disekitar kita.

Kedua : Gunakan air sisa diterjend untuk membersihkan kandang, terkadang kita malas membersihkan kandang, padahal kandang ayam atau unggas lainnya bisa jadi ada virusnya

Ketiga : Jangan menjual ayam sakit kepasar atau ketetangga atau kemana saja, bisa jadi ayam yang sakit sudah terjangkiti Flu Burung

Ketiga : Jangan segan melaporkan kepada petugas atau dinas terkait jika ada unggas mati mendadak dengan jumlah banyak

Ingat Flu Burung mudah dicegah namun belum ada obatnya sampai dunia kedokteran menemukan nya.

Suasana Pelatihan Relawan Desa Penanggulangan Flu Burung

Pelatihan Relawan Desa ini mengenalkan informasi Flu Burung secara detail, cara pencegahannya, dan bagaimana jika ada unggas mati mendadak, praktek dll

Focal Culling, and Partisipaotry rural



Pemberantasan Flu Burung akan sinergi dengan memberikan pelatihan yang melibatkan masyarakat tanpa memandang ras, suku, agama. yang terpenting adalah kerjasama dan kesadaran masyarakat akan hidup sehat dan bersih

Flu Burung Menyebar Merata di Lampung

flu burung di Lampung sudah menyebar di sembilan kabupaten/kota. Penyebaran virus salah satunya berasal dari lalu lintas unggas dan pemakaian kotoran unggas yang sering di gunakan para petani sebagai pupuk guna menyuburkan lahan dan tanamannya.

Dari 11 kabupaten/kota di Lampung, sekitar sembilan di antaranya sudah terjangkit virus flu burung. "Virus" tersebut kini menyerang pada unggas dan manusia terakhir di Way Tuba, Kabupaten Way Kanan

Berdasarkan data Dinas Peternakan Lampung, penyebaran virus flu burung di Lampung diawali dari Lampung Timur. Puluhan ayam diketahui mati mendadak pada awal Februari di delapan kecamatan, diantaranya termasuk di Kecamatan Raman Utara dan Probolinggo. Pada pertengahan Februari 2008, virus flu burung sudah menyebar ke delapan kabupaten/kota di Lampung, kecuali Lampung Barat dan Tanggamus.